KAMPAR – Srikandiinvestigasi.id – Sungguh mengerikan dan tidak berprikemanusiaan, bagaimana tidak anggaran untuk Penambahan Makanan Tambahan (PMT) dan obat-obatan untuk Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK) dan Balita Kurang Gizi di Mark Up Kepala Pukesmas (Kapus) Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu kabupaten Kampar.
Hal ini terungkap adanya beberapa Narasumber yang mengungkapkan secara fakta, seperti beberapa orang tua Balita dan Ibu hamil mengatakan bahwa mereka mendapat bantuan Makanan Tambahan (MT) tak layak di kosumsi.
Keluhan tersebut diungkapkan salah seorang orang tua Balita dan ibu hamil yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan kepada tim Awak Media bahwa anaknya mendapat makan yang tak layak.” Ini contohnya, sepertinya makanan ini seharga Rp.5.000,- jelas ini makanan tak bergizi,” ucapnya sembari menunjukkan makanan yang diberi dari Pukesmas.
“Saat Team Media konfirmasi dengan Eka Susanti Kepala Puskesmas (KAPUS) Siak Hulu. Hal ini menambahkan keyakinan wartawan ketika enggan menyebutkan, siapa Kepala Kader pengelola dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK) dan Kurang Energik Kronik (KEK)”
Padahal jelas undang – undang informasi keterbukaan publik UU. No 14 tahun 2008. Namun demikian KAPUS Siak Hulu dengan sengaja menutupi siapa KADER pengelola dana tersebut.
“Tentunya dengan sikap KAPUS yang sengaja bungkam kepada team wartawan, menduga kuat adanya penyalahgunaan anggaran, sehingga sengaja menutupi Ketua KADER pengelola anggaran tersebut”
Team Media Social Control berharap kepada Inspektorat agar periksa Eka Susanti Kepala Puskesmas Siak hulu atas dugaan Mark Up. Pengakuan beberapa narasumber menjadi acuan bagi inspektorat untuk usut tuntas kegiatan KAPUS Siak Hulu tahun 2024.
Team Garda Social Control












Leave a Reply