TAMBANG,KAMPAR — Srikandiinvestigasi.id || Sorotan publik terhadap dugaan aktivitas tambang pasir ilegal di sepanjang Jalan Bupati dan Sungai Pinang Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, terus menguat. Setelah laporan awal mengenai maraknya aktivitas penambangan yang diduga tanpa izin, masyarakat kini mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan tindakan nyata.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas penambangan masih berlangsung seperti biasa. Truk-truk pengangkut pasir tetap hilir mudik melintasi jalan utama setiap harinya. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, terutama terkait kerusakan jalan yang semakin parah serta dampak lingkungan yang berpotensi muncul di kemudian hari.
Beberapa warga menyebutkan bahwa selain menimbulkan debu dan kebisingan, aktivitas tersebut juga mulai mempengaruhi kondisi badan jalan. Sejumlah titik dilaporkan mengalami retak dan berlubang akibat tingginya intensitas kendaraan bermuatan berat.
“Setiap hari truk lewat membawa pasir. Jalan jadi cepat rusak, debu juga masuk ke rumah-rumah warga,” ujar seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi penambangan.
Tidak hanya di sepanjang Jalan Bupati, warga juga menyebut aktivitas penambangan pasir tanpa izin diduga terjadi di beberapa titik lain di wilayah Kecamatan Tambang. Salah satu lokasi yang disorot berada di kawasan Sungai Pinang. Di lokasi tersebut, aktivitas penggalian dan pengangkutan pasir disebut-sebut berlangsung hampir setiap hari.
Menurut informasi yang dihimpun dari masyarakat, sejumlah alat berat dan kendaraan pengangkut material terlihat beroperasi di area tersebut. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran baru terkait potensi kerusakan bantaran sungai serta dampak ekologis yang dapat muncul jika aktivitas tersebut tidak dikendalikan.
Warga menilai perlu adanya pengawasan yang lebih serius dari pihak berwenang untuk memastikan bahwa setiap kegiatan pertambangan berjalan sesuai aturan dan memiliki izin resmi.
Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Tambang juga meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi-lokasi yang diduga menjadi titik tambang ilegal. Mereka berharap ada langkah tegas jika terbukti terdapat aktivitas penambangan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada Kapolsek Tambang terkait dugaan aktivitas tambang pasir tanpa izin tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak Kapolsek Tambang belum memberikan tanggapan atau keterangan resmi.
Ketiadaan respons dari pihak berwenang tersebut semakin memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas tambang yang diduga tidak berizin.
Masyarakat berharap pemerintah daerah Kabupaten Kampar serta aparat penegak hukum dapat segera turun tangan melakukan penertiban dan investigasi secara menyeluruh. Selain menjaga kelestarian lingkungan, langkah tersebut juga dinilai penting untuk memastikan bahwa hukum ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu.
Kasus dugaan tambang pasir ilegal di Kecamatan Tambang kini menjadi perhatian publik. Warga berharap persoalan ini tidak berlarut-larut dan segera mendapatkan kejelasan melalui tindakan nyata dari pihak yang berwenang.
Tim/red




Leave a Reply