BENGKALIS — Srikandiinvestigasi.id — Praktik illegal logging yang merajalela di Tanjung Leban, Bengkalis, terus menjadi sorotan tajam. Masyarakat mempertanyakan keseriusan Kapolsek Bukit Batu, Kompol Rokhani, dalam menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan.
“Janji manis Kapolsek untuk menangkap mafia illegal logging bernama Inden Sitorus kini diragukan. “Kami berharap Kapolres Bengkalis dan Kapolda Riau turun tangan mengevaluasi kinerja Kapolsek Bukit Batu,” ujar salah seorang warga dengan nada geram. Mereka menuntut kejelasan terkait penanganan kasus yang diduga melibatkan Inden Sitorus sebagai tokoh utama”
Jawaban Kapolsek Tuai Kritik
Saat dikonfirmasi, (7/11/2025) Kapolsek Bukit Batu menyatakan, “Tim polsek telah cek di lapangan pagi pukul 04.00 dan telah mengecek di rumah Sitorus, tidak ditemukan tumpukan kayu seperti yang ada di video dan Sdr. Torus juga tidak ada di rumah.”
Pernyataan ini justru memicu kritik. Pasalnya, sekitar bulan November lalu, Inden Sitorus pernah ditangkap oleh Babinsa dan diserahkan ke Polsek Bukit Batu, namun kemudian dilepaskan. Fakta ini semakin menambah kekecewaan masyarakat.
BIDPROPAM Polda Riau Diminta Bertindak
Masyarakat mendesak BIDPROPAM Polda Riau untuk segera memeriksa Kapolsek Bukit Batu. Mereka menilai Kapolsek tidak profesional dalam menjalankan tugasnya, sehingga kasus illegal logging ini terus berlarut-larut dan meresahkan warga. (MO/MJ)












Leave a Reply