{"id":4491,"date":"2025-10-18T08:27:36","date_gmt":"2025-10-18T08:27:36","guid":{"rendered":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/?p=4491"},"modified":"2025-10-18T08:27:36","modified_gmt":"2025-10-18T08:27:36","slug":"polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/","title":{"rendered":"Polda Riau: Sesuai Aturan Hukum, Korban Pemerasan Tidak Bisa Dipidana"},"content":{"rendered":"<p><strong>PEKANBARU \u2014 Srikandiinvestigasi.id \u2014<\/strong> Kepolisian Daerah Riau menegaskan bahwa dalam kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Ketua Umum Ormas Pemuda Tri Karya (Petir), Jekson Jumari Pandapotan Sihombing, pihak yang menyerahkan uang kepada pelaku tidak dapat dijerat pidana.<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan oleh Wadireskrimum Polda Riau, AKBP Sunhot Silalahi, menanggapi sejumlah pertanyaan publik terkait posisi hukum pihak yang menjadi korban pemerasan.<\/p>\n<p>Menurut AKBP Sunhot Silalahi, pemerasan sebagaimana diatur dalam Pasal 368 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) menekankan adanya unsur paksaan atau ancaman yang membuat korban tidak memiliki kebebasan untuk menolak.<\/p>\n<p>Karena itu, pihak yang menyerahkan uang akibat tekanan atau ancaman tidak dapat dikategorikan sebagai pelaku tindak pidana.<\/p>\n<p>\u201cPemberian uang dalam konteks pemerasan tidak dapat dipandang sebagai tindakan sukarela. Justru itu menjadi bukti adanya ancaman dan tekanan yang dilakukan pelaku. Jadi, korban tidak bisa dijerat pidana,\u201d jelas AKBP Sunhot di Mapolda Riau, Jumat (17\/10\/2025).<\/p>\n<p>Ia menambahkan, dasar hukumnya juga diperkuat oleh Pasal 48 KUHP yang menyatakan bahwa seseorang tidak dapat dihukum jika melakukan perbuatan di bawah pengaruh daya paksa.<\/p>\n<p>Dengan demikian, uang yang diserahkan korban kepada tersangka Jekson yang mengatasnamakan Ormas Petir tidak menghapus unsur kejahatan dalam tindak pidana pemerasan.<\/p>\n<p>\u201cKorban dalam kasus ini kita posisikan sebagai saksi pelapor. Perannya penting untuk menguatkan alat bukti, bukan untuk diproses sebagai tersangka,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, AKBP Sunhot menjelaskan, penetapan tersangka terhadap Ketua Ormas Petir Jekson Sihombing dilakukan setelah penyidik memperoleh bukti yang cukup terkait tindakan pemaksaan dan ancaman yang dilakukan terhadap sejumlah pihak dengan motif memperoleh keuntungan pribadi.<\/p>\n<p>\u201cPenyidik bekerja berdasarkan fakta hukum. Ada rekaman cctv, komunikasi, serta keterangan saksi yang menunjukkan adanya unsur paksaan dan ancaman dalam kasus ini,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Dalam kasus ini, lanjutnya, penyidik juga masih melakukan pengembangan, hal ini dikarenakan alat bukti yang berhasil diperoleh mengarah pada kemungkinan pemerasan yang dilakukan Jekson bukan kali pertama, dan tidak dilakukan sendiri.<\/p>\n<p>&#8220;Bukan tidak mungkin jumlah tersangka bertambah karena patut diduga Jekson sebagai ketua ormas tidak bergerak sendiri dalam melancarkan aksinya,&#8221; ujar lulusan Akpol 1999 ini.<\/p>\n<p>Polda Riau juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor apabila mengalami tindakan serupa.<\/p>\n<p>Aparat kepolisian berkomitmen memberikan perlindungan hukum kepada setiap warga yang menjadi korban pemerasan atau intimidasi, terutama yang dilakukan dengan mengatasnamakan organisasi atau kelompok tertentu.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada satu pun pihak yang kebal hukum. Setiap tindakan pemerasan akan kami tindak tegas, apalagi jika mengatasnamakan organisasi kemasyarakatan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Kasus ini, menurutnya, menjadi pembelajaran bersama bahwa kebebasan berorganisasi tidak dapat disalahgunakan untuk menekan, mengintimidasi, atau mengambil keuntungan dari pihak lain.<\/p>\n<p>\u201cPolri menghormati kebebasan berserikat, tapi tidak ada ruang bagi siapa pun untuk memeras, mengancam, atau menakut-nakuti masyarakat dengan kedok ormas. Itu sudah melanggar hukum,\u201d tutup AKBP Sunhot.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PEKANBARU \u2014 Srikandiinvestigasi.id \u2014 Kepolisian Daerah Riau menegaskan bahwa dalam kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Ketua Umum Ormas Pemuda Tri Karya (Petir), Jekson Jumari Pandapotan Sihombing, pihak yang menyerahkan uang kepada pelaku tidak dapat dijerat pidana. Hal ini disampaikan oleh Wadireskrimum Polda Riau, AKBP Sunhot Silalahi, menanggapi sejumlah pertanyaan publik terkait posisi hukum pihak yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4492,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[90,91],"tags":[],"class_list":["post-4491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah","category-tni-polri"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Polda Riau: Sesuai Aturan Hukum, Korban Pemerasan Tidak Bisa Dipidana -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Polda Riau: Sesuai Aturan Hukum, Korban Pemerasan Tidak Bisa Dipidana -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PEKANBARU \u2014 Srikandiinvestigasi.id \u2014 Kepolisian Daerah Riau menegaskan bahwa dalam kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Ketua Umum Ormas Pemuda Tri Karya (Petir), Jekson Jumari Pandapotan Sihombing, pihak yang menyerahkan uang kepada pelaku tidak dapat dijerat pidana. Hal ini disampaikan oleh Wadireskrimum Polda Riau, AKBP Sunhot Silalahi, menanggapi sejumlah pertanyaan publik terkait posisi hukum pihak yang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-18T08:27:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/62aec7a0-7f69-40e9-a584-134a04d550ea.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"692\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"488\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#\/schema\/person\/fc86ab257d22676b3b4dd0abbb2d7a00\"},\"headline\":\"Polda Riau: Sesuai Aturan Hukum, Korban Pemerasan Tidak Bisa Dipidana\",\"datePublished\":\"2025-10-18T08:27:36+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-18T08:27:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/\"},\"wordCount\":431,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/62aec7a0-7f69-40e9-a584-134a04d550ea.jpeg\",\"articleSection\":[\"DAERAH\",\"TNI-POLRI\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/\",\"url\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/\",\"name\":\"Polda Riau: Sesuai Aturan Hukum, Korban Pemerasan Tidak Bisa Dipidana -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/62aec7a0-7f69-40e9-a584-134a04d550ea.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-10-18T08:27:36+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-18T08:27:36+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#primaryimage\",\"url\":\"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/62aec7a0-7f69-40e9-a584-134a04d550ea.jpeg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/62aec7a0-7f69-40e9-a584-134a04d550ea.jpeg\",\"width\":692,\"height\":488},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Polda Riau: Sesuai Aturan Hukum, Korban Pemerasan Tidak Bisa Dipidana\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/\",\"name\":\"SRIKANDIINVESTIGASI\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#organization\",\"name\":\"SRIKANDIINVESTIGASI\",\"url\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/LOGO-SRIKANDI.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/LOGO-SRIKANDI.jpg\",\"width\":1220,\"height\":412,\"caption\":\"SRIKANDIINVESTIGASI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#\/schema\/person\/fc86ab257d22676b3b4dd0abbb2d7a00\",\"name\":\"Admin Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac1bcc431ea2a7390b70519f64c6eeb398e7b123441057ce28fb9e21602ac98a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac1bcc431ea2a7390b70519f64c6eeb398e7b123441057ce28fb9e21602ac98a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin Redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.srikandiinvestigasi.id\"],\"url\":\"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Polda Riau: Sesuai Aturan Hukum, Korban Pemerasan Tidak Bisa Dipidana -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Polda Riau: Sesuai Aturan Hukum, Korban Pemerasan Tidak Bisa Dipidana -","og_description":"PEKANBARU \u2014 Srikandiinvestigasi.id \u2014 Kepolisian Daerah Riau menegaskan bahwa dalam kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Ketua Umum Ormas Pemuda Tri Karya (Petir), Jekson Jumari Pandapotan Sihombing, pihak yang menyerahkan uang kepada pelaku tidak dapat dijerat pidana. Hal ini disampaikan oleh Wadireskrimum Polda Riau, AKBP Sunhot Silalahi, menanggapi sejumlah pertanyaan publik terkait posisi hukum pihak yang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/","article_published_time":"2025-10-18T08:27:36+00:00","og_image":[{"width":692,"height":488,"url":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/62aec7a0-7f69-40e9-a584-134a04d550ea.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin Redaksi","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/"},"author":{"name":"Admin Redaksi","@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#\/schema\/person\/fc86ab257d22676b3b4dd0abbb2d7a00"},"headline":"Polda Riau: Sesuai Aturan Hukum, Korban Pemerasan Tidak Bisa Dipidana","datePublished":"2025-10-18T08:27:36+00:00","dateModified":"2025-10-18T08:27:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/"},"wordCount":431,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/62aec7a0-7f69-40e9-a584-134a04d550ea.jpeg","articleSection":["DAERAH","TNI-POLRI"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/","url":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/","name":"Polda Riau: Sesuai Aturan Hukum, Korban Pemerasan Tidak Bisa Dipidana -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/62aec7a0-7f69-40e9-a584-134a04d550ea.jpeg","datePublished":"2025-10-18T08:27:36+00:00","dateModified":"2025-10-18T08:27:36+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#primaryimage","url":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/62aec7a0-7f69-40e9-a584-134a04d550ea.jpeg","contentUrl":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/62aec7a0-7f69-40e9-a584-134a04d550ea.jpeg","width":692,"height":488},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/2025\/10\/18\/polda-riau-sesuai-aturan-hukum-korban-pemerasan-tidak-bisa-dipidana\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Polda Riau: Sesuai Aturan Hukum, Korban Pemerasan Tidak Bisa Dipidana"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#website","url":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/","name":"SRIKANDIINVESTIGASI","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#organization","name":"SRIKANDIINVESTIGASI","url":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/LOGO-SRIKANDI.jpg","contentUrl":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/LOGO-SRIKANDI.jpg","width":1220,"height":412,"caption":"SRIKANDIINVESTIGASI"},"image":{"@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#\/schema\/person\/fc86ab257d22676b3b4dd0abbb2d7a00","name":"Admin Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/srikandiinvestigasi.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac1bcc431ea2a7390b70519f64c6eeb398e7b123441057ce28fb9e21602ac98a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac1bcc431ea2a7390b70519f64c6eeb398e7b123441057ce28fb9e21602ac98a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin Redaksi"},"sameAs":["http:\/\/www.srikandiinvestigasi.id"],"url":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/62aec7a0-7f69-40e9-a584-134a04d550ea.jpeg","_links":{"self":[{"href":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4491"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4491\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4493,"href":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4491\/revisions\/4493"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4492"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/srikandiinvestigasi.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}