BANGKINANG,- SRIKANDIINVESTIGASI,- Dengan adanya informasi dari masyarakat Desa Siabu yang namanya tidak mau disebut, ada dugaan penyalah gunaan anggaran dana desa(ADD) tahun 2023-2024. Atas informasi ini tim dari wartawan turun langsung kekantor Desa Siabu Senin 06/01/2024.
Dengan informasi dari masyarakat ini bahwasanya kepala Desa Siabu Pak Tarmo diduga menyalah gunakan ADD tahun 2023-2024. Untuk kepentingan pemberitaan yang berimbang, wartawan mencoba langsung Kekantor Desa Siabu. Disana Wartawan tidak menemukan Kepala Desa hanya Kaur Kasih Pen. Wartawan mencoba menghubungi Kepala Desa melalui Whatsapp dan diarahkan jumpa langsung dirumahnya yang tidak jauh dari kantor desa Siabu.
Dengan data yang dimiliki Wartawan atas informasi masyarakat, dibantah Pak Kades dan pak Kades hanya menyampaikan kepada Wartawan Secara lisan kemana saja anggaran ADD itu diarahkan. “Saya sudah membangun aula disana,Drainase dan untuk mencegah stanting” ucap kepala desa Siabu Pak Tarmo. Namun, pembangunan jembatan yang tidak siap-siap tidak diberitahukan. Sementara itu kecurigaan masyarakat terhadap proyek jembatan yang memakan anggaran sebesar Rp 191 juta, sampai sekarang jembatan belum ada penyelesaiannya.
Kepala desa dalam komunikasinya kepada wartawan menyampaikan “jembatan itu belum serah terima inspektorat bank dan belum diaudit. Penyelesaianya itu dua tahap bank” ucap kepala Desa melalui telepon Whatsapp.
Adanya informasi dan data yang dimiliki Wartawan dengan dana proyek jembatan menelan anggaran 191 juta lebih,sementara kalau dianggarkan dengan dua tahap menelan anggaran dua kali lipat,menjadi 382 juta lebih.
Atas pemberitaan ini diharap kepada inspektorat,Kejari supaya segera periksa Kepala Desa Siabu yang disinyalir Menyelewengkan anggaran dana desa tahun 2023-2024.
Sumber : ReadyNews.













Leave a Reply